Babak Baru Penerbangan Manado-Davao di Era ODSK

Setelah menempuh penerbangan selama satu jam dan 55 menit, pesawat maskapai Garuda Indonesia rute Manado-Davao akhirnya mendarat mulus di Bandara Internasional Francisco Bangoy Davao Filipina, Jumat (27/9/2019).

Terwujudnya penerbangan perdana burung besi tipe ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang dengan penerbangan dua kali seminggu pada Senin dan Jumat ini tak lepas dari campur tangan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw.

Babak baru penerbangan Manado-Davao tersebut merupakan bagian dari upaya Gubernur Olly untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas kepada para pengguna jasa menuju Filipina melalui Iayanan penerbangan langsung.

Beroperasinya kembali rute Manado-Davao dapat menunjang pengembangan kerja sama ekonomi, investasi, perdagangan maupun kegiatan pariwisata di wilayah regional antara Davao sebagai salah satu pusat bisnis di selatan Filipina dengan berbagai wilayah di Sulut.

Penerbangan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara khususnya dalam memperkuat sektor perdagangan dan investasi, serta perluasan akses konektivitas udara antara Indonesia dan Filipina.

Diketahui, jumlah kunjungan wisatawan ke Davao yang mencapai 2,3 juta orang sepanjang 2018, dapat menjadi peluang bagi pengembangan potensi kepariwisataan di Manado.

Terlebih, adanya akses penerbangan langsung dari Davao menuju Manado ini dapat menarik wisatawan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Sulut.

Pada penerbangan perdana tersebut, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw memimpin langsung delegasi Sulut termasuk 15 agen travel dibawah ASITA Sulut. Selain itu, penerbangan juga diikuti Dirut Garuda I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dan Asisten Deputi Kementerian Pariwisata Ricky Fauzi.

“Kami bertekad agar penerbangan Manado-Davao ini akan berkelanjutan sehingga kawan-kawan agen ini ikut dan mendukung penuh. Juga sejumlah wakil bupati dan sekretaris dari 15 kabupaten/kota dilibatkan. Karena pesanan Pak Gubernur, semua masyarakat di seluruh Sulut harus bisa manfaatkan kehadiran penerbangan ini,” ungkap Kandouw.

Seluruh agen travel ini didampingi Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel akan tinggal selama tiga hari di Davao untuk melakukan penjualan (sales call) dengan para operator tour yang ada di Filipina Selatan.

Rute penerbangan Manado-Davao sejalan dengan dicanangkannya Sulut sebagai salah satu dari 5 destinasi wisata super prioritas oleh pemerintah, dibukanya rute ini juga dapat mendukung upaya percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang dan infrastruktur pariwisata, khususnya di sejumlah sektor wisata unggulan sehingga mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut. (Humas Pemprov Sulut)

Share This Post

Post Comment